Tampilkan postingan dengan label warnawarni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label warnawarni. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Februari 2016

[Rihlah Ahad, 31 Januari 2016] Taman Safari Cisarua



Alhamdulillah....
Akhir pekan awal tahun ini kami sekeluarga masih diberikan banyak nikmatNya, salah satunya nikmat sehat dan masa sehingga kami -saya dan suami- bisa mengajak anak-anak rihlah melakukan perjalanan lumayan tidak jauh ke Puncak Bogor.
Dengan jarak sekitar 80 km dari rumah menuju Puncak Bogor di akhir pekan adalah sesuatu. Yach, bukan rahasia lagi jalur menuju Puncak di akhir pekan adalah jalur full kesabaran.

Bismillah....
Karena kami tahu jalur ke puncak sangat ramai di akhir pekan, kami pun berangkat lebih pagi dari rumah.
Menyiapkan empat anak mulai mandi dan sarapan membutuhkan waktu yang tidak sedikit bagi saya. Jam setengah delapan kami berangkat dari rumah. # Monggo 'ngakak' kalau keberangkatan kami ternyata kurang pagi menuju puncak :D

Rihlah terakhir saya ke taman safari sekitar tahun 2008, saat itu saya baru mempunyai dua anak yang semua nya masih balita. Dan ketika mereka sudah masuk SD, mereka pun menanyakan seperti apa taman safari itu. Awalnya memang mereka tahu dari televisi, beberapa program travelling menyajikan acara jalan-jalan dimana hewan bisa jalan-jalan bebas dan para pengunjung berada di kendaraan.
" Seperti itu....ada nya di Jawa Timur, Ma ", cerita no 2 saya sambil menunjuk program jalan-jalan di televisi.
" Nggak Farras....dekat sini juga ada, ke Jawa Timur kita kejauhan....", jawab saya
" Ada yaaa....mauuuu ke sana", jawab Farras
" Ada...tapi kita nabung dulu yaaa", pesan saya.

Dari informasi yang saya dapatkan harga tiket masuk taman safari sekarang hampir dua kali lipat di banding terakhir saya dan keluarga ke taman safari tahun 2008 yang lalu. Dengan membawa empat anak di tambah saya dan suami bisa di hitung habis berapa (hanya) untuk tiket ke taman safari ini . #Nabung dulu yuuuk ^_^

HTM untuk wisatawan domestik 
          dewasa           : IDR 150.000
          anak-anak      : IDR 140.000
Jam buka week day : Jam 09.00
               week end  : Jam 08.30


HTM di atas belum termasuk tiket untuk mobil atau motor. Dan sudah termasuk tiket wahana terusan untuk 15 permainan dan 9 pertunjukan.

Setelah membayar tiket masuk, pertunjukan pun di mulai. Anak-anak pastilah suka, termasuk anak-anak saya yang gumun senang puool melihat binatang-binatang yang sebelum nya terbatas jumlahnya di kebun binatang dan sekarang bisa melihat jumlahnya lebih banyak sedang berjalan-jalan. Dengan melihat buku petunjuk  anak-anak membaca sambil membuktikan apakah benar posisi mereka saat ini sesuai dengan buku petunjuk taman safari tersebut.




Alhamdulillah....
Puas melihat binatang-binatang yang di biarkan berkeliaran mencari makan, kami menuju ke wahana terusan. Sebelum anak-anak penasaran ingin melihat pertunjukan atraksi hewan dan bermain di wahana terusan, kami lapor dulu ke Ya Syakur Jalla Jalaaluhu, Allah Yang Maha Mensyukuri di masjid yang posisi nya (paling atas) dekat dengan caravan dan penginapan di dalam taman safari.


Masjid di taman safari Cisarua


















Saran 
  • Bagi teman-teman yang ingin rihlah jalan-jalan ke taman safari hendaknya datang lebih awal. Kami tiba di pintu tol Ciawi  sekitar jam 9 an dan sudah terjadi penumpukan kendaraan yang mau menuju ke puncak. Karena taman safari jam 08.30 sudah di buka di akhir pekan, maka usahakan sampai di pintu tol Ciawi jam 7 an.
  • HTM taman safari (bagi saya) lumayan dalam di kantong. Jadi manfaatkan fasilitas tak berbayar selama berada di wahana permainan dan pertunjukan. Pengalaman kami kemarin setelah sholat dhuhur kami belum melihat satu pun pertunjukan karena waktu yang tidak ada. Waktu kami habis untuk mencoba semua wahana permainan yang ada di wahana terusan. Saat kami ke taman safari kemarin  ada beberapa, sekitar 4 -5 wahana permainan sedang dalam kondisi di perbaiki.
  • Bawa bekal makanan dan minuman yang cukup. Jika merasa ingin pergi ke toilet, manajemen taman safari sudah menyiapkan banyak toilet. Dan siapkan juga uang karena ada kotak di pintu masuk toilet, walaupun tarifnya terserah tetapi di toilet tersebut selalu ada  penjaga nya. # hehehe
  • Usahakan keluar dari taman safari sebelum ashar. Karena pengalaman kami keluar dari taman safari setelah sholat ashar dahulu sekitar jam 4 an, ternyata sudah bertemu banyak mobil (baca. macet) di jalan raya utama puncak.
Monggo, nabung dulu karena HTM taman safari (bagi saya) lumayan dalam di kantong. Itu (menabung) yang saya sampaikan ke anak-anak. Jika ingin kembali ke taman safari, anak-anak harus nabung dulu. Alhamdulillah, akhir rihlah ahad ke taman safari anak-anak senang dan puas. Semoga teman-teman yang ingin ke taman safari nanti juga merasakan hal yang sama.
Menurut saya, HTM  yang di patok sudah sesuai dengan apa yang kita dapatkan selama berada di taman safari Cisarua.


Baca Selanjutnya ...

Jumat, 09 Oktober 2015

[#CeritaDiBalikBlog] Menulis di Blog : Peluang Yang Tidak Sekedar Uang



Bismillah....
Kali ini saya ikut lagi di acara bagi-bagi hadiah nya  mbak Uniek....:)
Mungkin ini saya ikut giveaway yang ketiga dari sering nya mbak Uniek membuat giveaway buat blogger.

Cerita tentang menulis di blog
Saya mulai tertarik menulis di dunia maya saat baru mempunyai dua anak dengan jaringan internet di rumah yang sangat lancar. Saya memilih platform tak berbayar (pengen yang gratisan, hehehe) yang beberapa tahun lalu mengumumkan diri pailit dan meminta member nya pindah ke platform yang lain.
Betuul, sejak tiga tahun yang lalu saya pilih platform ini untuk melanjutkan corat coret saya di dunia maya.

Awalnya saya menulis untuk sekedar menceritakan apa yang terjadi dengan saya (waduuuh, pe de akut saya hehehe). Tulisan tentang awal menikah, jalan-jalan dengan pasangan 'halal tanpa pacaran', menunggu kehamilan pertama, hamil anak pertama sampai tahap perkembangan anak pertama. Kalau saya membaca tulisan-tulisan yang saya tulis mulai tahun 2008 itu, rasa nya aneh dan berlebihan (lebay banget mbok-e). Kok bisa saya menulis hal-hal yang mungkin bagi teman-teman adalah sepele dan remeh temeh, karena memang yang saya tulis adalah sesuatu yang lazim di alami oleh semua orang.

Tetapi ketika tulisan sederhana yang saya tulis tadi mendapat respon dengan komen dari teman-teman di dunia maya, dan terjadilah obrolan tanpa pernah bertemu dengan teman-teman baru tersebut. Ternyata dari menulis, saya bisa menyambung silah ukhuwah dengan teman baru.

Yach, saat awal menulis di blog. Saya mempunyai beberapa teman-teman (perempuan semua) yang aktif rajin komen tulisan saya. Beberapa ada yang tinggal di luar negeri, ketika teman-teman saya itu kembali ke Indonesia dan meluangkan waktu mengunjungi gubug saya, senang sekali rasa nya. Bahkan ketika suami saya dinas ke luar negeri, teman dunia maya saya tersebut memesan beberapa barang yang hanya ada di Indonesia dan ketika bertemu dengan suami saya menitipkan suvenir khas dari negara tersebut, Masya Allah. Semoga nikmat umur dan rizkiNya masih di berikan kepada kami sehingga bisa bertemu di dunia bukan maya (bertemu langsung), aamiin.

Ketika menulis bisa membuat tebal kantong yang tipis
Tolong abaikan sub judul saya jika di anggap berlebihan, hehehe. Dari menulis di blog, di akhir tahun 2008 saya mulai memasang foto-foto jualan saya di blog. Kebetulan saya mempunyai beberapa teman yang memproduksi barang-barang tertentu, salah satu nya pakaian muslim. Saat itu belum banyak yang jualan di dunia maya. Alhamdulillah, beberapa pembeli dagangan saya dari luar negeri. Antara senang dan bingung, senang karena ada pembeli dari luar negeri dan bingung bagaimana proses  pembayaran dan pengiriman barang nya. Kalau teman-teman melihat (saat itu), enak ya foto-foto dagangan saya banyak yang komen dan akhirnya membeli. Tetapi di balik itu semua, ada perjuangan yang saya lakukan untuk bisa mendapatkan pembeli dan melayani order mereka dengan baik. Dimuulai dari foto-foto produk, kemudian mengedit nya sebelum saya tampilkan. Untuk baju muslim, saya bolak balik ke rumah teman saya yang memproduksi baju tersebut. Kemudian setelah selesai, saya foto kembali dan tunjuk kan ke teman yang membeli. Setelah itu proses packing dan mengirimkan barang nya, jika pembeli saya ada di luar negeri saya harus ke kantor pos atau ke kargo langganan teman-teman yang biasa mengirimkan barang ke luar negeri.
Proses yang tidak sedikit bukan. Dari jualan di dunia maya saya bisa belajar, berdagang tidak sekedar membuat tebal kantong yang tipis mengejar laba, tetapi bermuamalah yang amanah hanya mencari ridlo dan berkahNya. In sya Allah

Ketika tulisan pun bisa menghasilkan uang
Stop ! Jangan berfikiran saya sudah jago dan banyak pengalaman di dunia ad-sense dan bisnis uang dunia maya. Jujur, saya tidak tahu bahkan belum pernah mengikuti pelatihan-pelatihan tentang hal tersebut walaupun sebenarnya saya agak tertarik ingin tahu, hehehe.
Banyak teman blogger yang memang sudah di kenal jago dan aktif menulis sampai mendapat kan pekerjaan di dunia tulis menulis. Jadi semangat menulis kan, dengan menulis bisa ciptakan peluangmu. Kalau saya sendiri, belum rajin menulis. Menulis adalah bonus bagi saya, jika semua pekerjaan kerumahtanggaan sudah saya kerjakan. Menulis bisa menjadi sarana yang bisa menyegarkan kembali pikiran karena lelah melakukan pekerjaan fisik. Mungkin berbeda bagi para jurnalis, menulis adalah pekerjaan utama sedangkan bukan menulis adalah hiburan karena sudah bosan dengan menulis, hehehe.
Menulis dengan bonus uang, beberapa kali (tidak sering ya...) bisa saya dapatkan. Teman-teman blogger yang mengadakan giveaway dengan hadiah pulsa pernah juga membuat gadged saya terisi pulsa karena menjadi salah satu pemenang nya. Dan alhamdulillah,mungkin ini nominal yang paling besar. Tulisan saya di ajang lomba menulis liputan6.com tahun 2013, menjadi pemenang kedua dengan hadiah uang satu juta rupiah.
Alhamdulillah, kok bisa ya hehehe. Melihat jumlah peserta dan tulisan-tulisan mereka, sebenarnya saya tidak pe de untuk ikut berpartisipasi. Tetapi ketika saya membaca tulisan saya yang menang itu, ternyata saya membutuhkan usaha yang sungguh-sungguh untuk bisa menulis seperti itu. #Halaaah
Tulisan original bukan copy dan paste, tulisan seperti itulah biasa nya yang di sukai para juri lomba menulis.

Ketika tulisan memberikan pesan
Saat ini menulis bagi saya adalah menuliskan sesuatu yang memang tujuan nya  mensyukuri segala nikmatNya (khusus nya kepada saya). Karena saya bukanlah siapa-siapa.


" Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar. Maka jadilah penulis ".
[Imam Al Ghazali]

Dan jika amanah-amanahNya yang saat ini di titipkan kepada saya dan suami membaca tulisan-tulisan saya di blog. Semoga mereka selalu menjadi harapan kami, menjadi penolong kami kelak jika semua amalan kami di alam fanaNya ini sudah terputus.
Aamiin yaa mujibas sailiin....





Giveaway Cerita di Balik Blog
Baca Selanjutnya ...

Selasa, 21 Juni 2011

Profesi 'Pengemis' berpenghasilan 3-6 jt/bulan !#$%^!#$%^!


Wow, Subhanallah...
Ini hanya survey satu orang pengemis saja...syarat dan ketentuan berlaku, tergantung seberapa jauh daerah 'edar' si pengemis juga...

Hari minggu kemarin...seperti biasa kita belanja mingguan, karena bawa 3 balita, pastinya perlu menunggu 'pak sopir' utk membawa gerobak ke superindo (ritel terdekat, 250 meter dr rumah)...karena sepanjang hari minggu, pak-e F2R sibuuuuuukkk sekali, jadi nya kita ke superindo nya malam, hampir mau tutup sekitar jam 21.45 ...karena mulai jam 5 sore, pak-e F2R sdh 'keliling' dari rumah tokoh2 ulama di pamulang kota, mulai dari komplek sinar pamulang permai sampai ke komplek villa dago dan kembali ke rumah kam 21.30...

Alhamdulillah, jalanan sepi lancar jaya menuju superindo pamulang...setelah nyampe, langsung dech, ambil bbrpa barang yang sudah di noted dari rumah...ga ada 10 menit kita sdh nyampe ke kasir, saat itu hanya ada 2 kasir....1 kasir, sptnya lama melayani customernya, seorang ibu setengah baya (umur sekitar 50 thn-an) dengan pakaian gamis hitam 'lusuh' dan ciput yang 'kumal' sedang menghitung uang2 receh utk membayar belanjaan nya (ada 2 kantong kresek besar, satu produk yg terlihat oleh mata adalah softdrink orange 1500 ml)...kita akhirnya memilih ke kasir yg satunya, dan selesai bersamaan dgn si ibu 'pengemis' yang ada di kasir sebelah kita...

Sebelum pulang, seperti biasa...saya ngobrol dulu dgn mb kasir yg melayani ibu 'pengemis' itu (biasa ngobrol, SKSD banget hehehe....soalnya si mbak itu biasa nya di bag penitipan barang, dan mmg ramah)...tak lupa nanya ttg ibu 'pengemis' itu,"tadi si ibu, sambil nuker recehan ya?" (pertanyaan yg ga nyambung...)...jawab si mb kasir,"ga, belanja make uang recehan itu, tiap hari kok dia belanja di sini, jam-jam segini"..." jam-jam mau tutup toko ya, belanjaan nya banyak", sahut saya penasaran..."ya, spt tadi dua kantong, dapetnya kan bisa 100rb-200rb/hari"...."ouwwww..." hanya itu yg keluar dr mulut saya....sambil permisi, mau pulang

Di lt bawah gedung superindo (superindo di lt.2)...ketika kita turun mau pulang, terlihat ibu 'pengemis' itu masih duduk di lt tangga sambil menghitung uang receh....

Qabishah bin Mukhariq al Hilal ra berkata: “aku pernah memikul tanggungan berat (diluar kemampuan), lalu aku datang kepada Rasulullah saw untuk mengadukan hal itu. Kemudian beliau bersabda: “Tunggulah sampai ada sedekah yang datang kepada kami lalu kami perintahkan agar sedekah itu diberikan kepadamu”. Setelah itu beliau bersabda: Hai Qabishah, sesungguhnya meminta-minta itu tidak boleh kecuali bagi salah satu dari tiga golongan, yaitu (1) orang yang memikul beban tanggungan yang berat (diluar kemampuannya), maka dia boleh meminta-minta sehingga setelah cukup lalu berhenti, tidak meminta-minta lagi. (2) Orang yang yang tertimpa musibah yang menghabiskan hartanya, maka dia boleh meminta sampai dia mendapatkan sekadar kebutuhan hidupnya. (3). Orang yang tertimpa kemiskinan sehingga tiga orang yang sehat pikirannya dari kaumnya menganggapnya benar-benar miskin, makia dia boleh meminta sampai dia memperoleh sekadar kebutuhan hidupnya. Sedangkan selain dari tiga golongan tersebut hai Qabishah, maka meminta-minta itu haram yang hasilnya bila dimakan juga juga haram (HR. Muslim).


Si ibu 'pengemis' mmg sering terlihat di ruko2 pamulang permai, dan ga hanya ibu2 itu saja...bahkan ada puluhan ibu2 (sambil gendong bayi nya) dan anak2 nya yang bisa dijumpai di ruko2 pamulang permai sambil 'menadahkan tangan' nya...

Keadaan ini, didukung oleh sistem saat ini yg kata nya reformasi (padahal lebih kapitalis) dibanding rezim orde baru...membuat orang2 miskin susah mencari pekerjaan dan tidak ada pilihan lain selain 'TDB' tangan di bawah...

Share ini bukanlah 'ajakan' buat teman2 utk tidak memberi 'sedekah' kepada para pengemis...Kembali kepada niat kita memberikan sedekah kita, jika ikhlas pastilah pahalaNya sdh menanti kita....baik itu sedekah kita kepada 'pengemis' yang memang 'fakir miskin' atau 'pengemis' yg mjd profesi nya...

“Setiap orang berada di bawah naungan sedekahnya (pada hari Kiamat) hingga diputuskan di antara manusia atau ia berkata: “Ditetapkan hukuman di antara manusia.” Yazid berkata: ”Abul Khair tidak pernah melewati satu haripun melainkan ia bersedekah padanya dengan sesuatu, walaupun hanya sepotong kueh atau bawang merah atau seperti ini.” (HR Al-Baihaqi – Al-Hakim – Ibnu Khuzaimah)


Baca Selanjutnya ...

Selasa, 07 Desember 2010

Cara membuat lencana febuk di multiply

Bismillah

coba gagal...coba gagal..coba gagal...coba gagal...coba gagal...BERHASIL  (nyoba nya berkali-kali sampai ga ke itung, dan selalu 'bikin pe-er' mbok-e F2R...mikir 'piye ya cara ne' sambil mbabu+masak+momong 3 balita)

Alhamdulillah, setelah utak atik sendiri (biasa nya nanya pak-e F2R, hehehe)...dan nanya mbah google ga tahu (belum ada yang share)...

Monggo, saudara/ri ku yang punya akun di fesbuk+multiply...dan ingin membuat lencana fesbuk...ini saya share cara-cara nya (saya ga pelit ya, hehehe...pengalaman nanya temen2 di MP yang sudah bisa bikin lencana fesbuk via PM ga ada respon nya)

1. klik 'create your badge' di MP saya atau www.facebook.com/badges/

2. masukkan email dan password njenengan di fesbuk

3. pilih badges yang mau ditampilkan, misal. saya pilih profile badge...kemudian klik

4. klik 'edit badge' yang ada di sebelah kanan...monggo pilih option2 yang ada di sana...kemudian klik 'save'

5. klik 'other'...kemudian copy kode yang muncul di dalam kotak

6. buka multiply njenengan...kemudian log in

7. klik 'customize my site'...monggo, silahkan mau letakkan dimana kode lencana fesbuk njenengan tadi..misal: saya meletakkan lencana fesbuk di bawah foto pro-pic...klik 'edit'  muncul kotak kosong...kemudian 'paste' kode lencana fesbuk tadi...dan 'save'

8. Clingggg....muncullah lencana fesbuk njenengan di multiply

9. Monggo, selamat mencoba

Baca Selanjutnya ...

Jumat, 26 November 2010

Intercity Travel Girls aka perjalanan 'kondangan' ke luar kota para akhwat...

Bismillah...mbok-e F2R mau tak tik tuk lagi di tuts laptop untuk meng'ekspresi'kan isi kepala yang sudah lama keinginan itu ada... tapi selalu hilang karena aktivitas sebagai 'ummu wa robbatul bayt'

Alhamdulillah, pak-e F2R sedang dinas luar kota...dan inilah kesempatan untuk mengekspresikan diri (xpresikan dirimu spt di iklan hehehe)...karena kalo ada pak-e, pasti mbok-e dimarahi kalo begadang sampai larut malam....

National geography channel yang menginspirasi mbok-e F2R untuk menulis sebagian cerita yang hampir mirip dgn the journey para host-nya...beda nya the journey mbok-e F2R adalah perjalanan kondangan antar kota antar propinsi (seperti tulisan yang ada di bus yg mengantarkan kami ke tempat tujuan)

5 1/2 Tahun yang Lalu

Februari 2005, saat itu kita bertiga dari bogor ingin menghadiri acara walimahan teman kami se-kost dan se-angk 'Yuyun' di brebes...Asliii, buat kita ini adalah perjalanan pertama karena belum pernah ke kota itu sebelumnya...sebagai 'job seeker' yang baru lulus dan sedang 'freelance' dimana-mana untuk bertahan hidup di kota hujan...prinsip perjalanan ini adalah meminimalkan pengeluaran untuk sampai ke tempat tujuan dengan selamat (prinsip ekonomis banget, sampai sekarang saya kepikiran, waktu ke walimahan yuyun saat itu, kita ngasih ampau/kado apa ga ya, jangan2 hanya datang bawa badan pulang bawa makanan)...

Perjalanan dimulai jam 13.15 di terminal baranangsiang, karena kita bertiga (saya, meti dan endah) masing-masing jadi freelance di tempat yang berbeda, kita janjian di depan toko 'serba 5000' di dekat nya terminal...tujuan kita adalah kota cirebon (padahal tujuan nya ke cirebon coret, hehehe...piss ya ummu faiz), dengan naik bis luragung ekonomis yang trayek nya dari bogor hanya 2x sehari...krn sdh hampir 'telat' kita bertiga jalan cepat (hampir lari) menuju terminal dan mencari bis luragung...Alhamdulillah, masih belum ditinggal, tapi di dalam nya sudah penuh sesak, khas 'ucapan' kernet nya,"ayo masuk masuk, di dalam kosong"...pyuuuh, kosong apa sudah penuh mang...Alhamdulillah kita bertiga dapat duduk di bangku bertiga, dan bisa menaruh 'bokong' untuk istirahat yang sebenarnya kita bertiga ga bisa istirahat (full smell--> bau rokok, bau keringat, bau debu...nyampur jadi satu)...

Alhamdulillah...setelah bosan duduk di bis yang 'sesak' kita nyampai di terminal cirebon...dalam hati kita berharap, Alfi (teman kita yang rumahnya mjd tempat transit kita sebelum ke brebes) sudah menjemput di terminal...hampir maghrib kita nyampai, pandangan mata kita mencari-cari alfi yang akan menjemput, ternyata ga ada (saat itu belum booming hp, hanya orang2 tertentu yg punya hp)...ya sudahlah, kita nyari wartel... dan, lemaslah meti (yang kelihatan paling capek) setelah saya telepon alfi, dia masih di rumah...dan kita disuruh naik elf (baca elep) ke pasar babakan dan itu sekitar 1-2 jam dari terminal, gubrakkkss

Alhamdulillah, di rumah alfi...kita bertiga bisa istirahat, untuk melanjutkan perjalanan besok nya ke brebes...pagi-pagi kita sudah siap, dari rumah alfi naik elf sampai ke gebang (jalan raya pantura), dan di sinilah 'actually travel' kita ber-empat naik elep bersama para pedagang yang bawa berkarung-karung membawa hasil kebun (daun jeruk, rumpu gajah, daun jati dll)...setelah nyampe di pertigaan gebang, kita turun...ternyata lalu lintas pantura saat itu padat sekali...karena banyak polisi yang mengatur lalu lintas...ada cerita lucu saat nyari bis ke brebes, karena kita prinsip nya 'ekonomis'...kita ber-empat nyari bis yang ekonomi bukan yang AC...Alhamdulillah dapat, dan memang ekonomis, sampe kita naik full orang, semua berdiri...pusyinggg, apalagi kita ber-empat sudah dandan rapi untuk kondangan...setelah turun di alun-alun kota brebes, kita ber-empat naik becak ke rumah yuyun...dua becak cukup membawa kita (soal nya waktu itu saya masih langsing, ga seperti sekarang setelah 3x turun mesin)...

Alhamdulillah, nyampe juga ke tempat tujuan...dan bisa menyaksikan prosesi akad nikah mereka (saat itu kita ber-empat masih single 'high quality jomblo') dan ikut deg2 an melihat prosesi itu...setelah mengisi perut, kita pamit pulang, alhamdulillah dapat bekal 'kue+cemilan' jadi nanti di perjalanan kita ga perlu untuk jajan...dari rumah yuyun, kita diantar naik motor ke mesjid agung brebes, karena kita mau sholat dulu sebelum 'next journey' ke kota hujan...Di sinilah awal dari travelling kita...karena bukan kota kita, berkali2 kita sms yuyun+suami nya untuk menanyakan kalo ke bogor naik apa?...dengan modal nekat, kita pergi ke terminal brebes...ada satu bis yang kata nya ke jakarta, saat itu minta tarif 50rb ke jakarta (ssi prinsip ekonomis, kita tawar...)...calo nya ga mau, oukeeeh dech pak...akhirnya kita ber-empat keluar dari terminal dan nyari bis di pinggir jalan raya yang mau ke jakarta...setelah lama menunggu, datanglah sebuah bus ke jakarta, dan ternyata itu bus yang tadi kita 'tolak' karena kemahalan...Alhamdulillah setelah negoisasi alot, calo nya kasihan juga ongkos nya bisa turun dari 50rb menjadi 40 rb...kalo agak mahal memang wajar, karena bus nya ber-AC...dan kita ber-empat bisa istirahat untuk melemaskan kaki yang sudah pegal lama berdiri menunggu bus...

Jam 21.00 bus sdh mulai masuk tol cikampek...malam itu hujan gerimis, sebagai 'guide dadakan'...saya mengajak teman-teman turun sebelum masuk tol, untuk ganti bus...karena saya takut bus yang kita naiki ini pool nya ke pulogadung, dan asliiii, mbok-e F2R takyuttt kalo malam2 di terminal itu...Alhamdulillah ada bus kramatdjati jurusan purwakarta-bogor yang sedang nyari penumpang, dan ga pake lama kita naik bus itu...dan Alhamdulillah langsung berangkat ke bogor...di dalam bus kramatdjati, kita ber-empat bisa lebih nyaman untuk istirahat karena selain full AC juga ada lagu2 thn 80-an sebagai penghantar tidur...

Ternyata, kenyamanan ini tidaklah selama nya kita nikmati...di UKI karena bus kosong kita di oper ke bus giri indah untuk menuju bogor...dengan penuh penumpang, kita ber-empat 'senam kaki' berdiri sampai terminal baranangsiang...Alhamdulillah, nyampe juga di bogor...selanjutnya, kita ber-empat berpisah...endah mau pulang ke rumah nya di parung kuda, sukabumi...dan kita bertiga (saya, meti dan alfi) naik angkot 03 dan selanjutnya naik angkot kampus dalam yang akan mengantar kita ke kost2an kita di darmaga, bogor...

Alhamdulillah....

Buat 'pelakon' di tulisan mbok-e F2R...endah nya pak ian, meti nya pak adi, alfi nya pak roni, dan yuyun nya pak faiz...semoga kita tetap menjalin tali silaturahmi walaupun masing-masing sudah berkeluarga+ber buntut

*** Story nya sengaja di persingkat..kalau di ceritakan secara detil nanti jadi 'novel'...ga enak kalo mbok-e F2R menyaingi writer nya 'Laskar Pelangi'....ngayal+ngimpi dot com   Karena mmg Andrea Hirata 'smart' dan asliii, mbok-e F2R syusyaaah fokus karena sibuk mbabu+momong 3 balita yang lagi lucu-lucu nya (baca: rewel+aktif+butuh perhatian)

 

Baca Selanjutnya ...

Senin, 18 Oktober 2010

Menjahit (story 1)...

Bismillah...setelah nanya ke mbah google tentang tampat kursus di jakarta buat asisten mbok-e...mbok-e jadi pengen berbagi tentang dunia 'penjahitan'...Sebenarnya jahit menjahit bukan hal baru buat mbok-e, selain bisa dan memang pernah kursus jahit...walaupun baru kelas dasar saja...

Tepat nya waktu liburan kenaikan kelas 3 SMU..saat itu, dari sebuah artikel di harian lokal jatim ttg 'bagaimana cara menyeimbangkan otak kiri dgn otak kanan'...mbok-e terprovokasi utk ikut ketrampilan dan yang terpilih (karena mmg suka) adalah menjahit...kata nya supaya otak kiri dan otak kanan seimbang...Alhamdulillah, diijinkan dan di dana i oleh pak-e+buk-e untuk kursus menjahit...

Kursus Jahit

Saat itu juli thn 1998...mbok-e kursus menjahit di madiun, tepatnya di jln raya nglames (nomernya lupa,hehehe...) dekat pom bensin nglames, sekitar 1 km dari rumah, dan mbok-e harus naek gethek (perahu) karena melewati sungai madiun...nama nya tempat kursus Ar-Rahma pemilik sekaligus pengajar nya mb yati (Subhanallah, mb yati walaupun terbatas fisik nya tapi beliau mandiri dan mjd pengajar buat kita yg Alhamdulillah normal)...biaya pendaftaran 15 rb, biaya kursus 15 rb/bln 3x seminggu masuk nya...dapat 3 buku panduan menjahit kelas dasar...untuk pelengkap dan alat2 menjahit dibeli oleh kita sendiri, seperti: buku mode, gunting, meteran, penggaris, jarum pentul, rader, karbon, pendedel, pensil 2 warna, kertas minyak, dan lain-lain...

Waktu kursus...selama liburan sebulan dan diteruskan dua bulan di sore hari setelah pulang sekolah. Selama kursus menjahit, pengeluaran yang sangat 'dalem' di kantong adalah dana untuk membeli kain...karena setiap belajar satu bagian baju, harus dipraktekkan minimal dua baju...seperti, belajar tentang macam-macam kerah minimal kita harus praktek dua baju..belajar tentang macam-macam lengan, kita minimal harus praktek dua baju...jadi bisa di hitung dech, berapa banyak meter kain yang dibutuhkan, dari mengenal kerah, lengan, rok, celana, saku, kupnat, dress, dan lain nya...Untuk menyiasati borosnya pemakaian kain, mbok-e 'woro-woro' ke para tetangga, siapa yang punya kain...monggo dijaitkan ke mbok-e, free hanya bayar benang dan obras sekitar 2 rb-an saja...

Alhamdulillah..pas tahun ajaran baru, mbok-e sudah berani pasang 'open tailor'...tentu nya dengan harga yang lebih murah dibanding penjahit beneran...Alhamdulillah, pak-e membelikan mesin jahit butterfly 'second' tapi masih bagus karena pemilik nya jarang memakai nya...maturnuwun nggih pak..dan nasib mesin jahit mbok-e sekarang gimana ya?... sdh 5 tahun tidak dibuka dan di mainkan mesin-mesin nya...dan mbok-e pun sudah agak-agak lupa untuk masang jarum nya

Baju yang di foto ini adalah salah satu jaitan mbok-e yang tersisa, dulu beli bahan kotak-kotak itu 10 meter..dibuat praktek baju, rok panjang, celana pendek/kulot, jaket (jaman itu lg tren jaket kotak2 se-pinggang) dan over all ini...

Buat yang ingin kursus jahit...asli, dunia 'penjahitan' itu menyenangkan sekali...baru belajar tingkat dasar saja, sudah bisa bikin berbagai model baju...apalagi kelas terampil dan kelas mahir...waktu di tempat kursus mb yati, teman-teman yang kursus kelas terampil sudah bisa bikin sepatu, topi, tas, sprei, bed cover, dll...asyikkk kan

Dan sebenarnya mbok-e pengen bisa menjahit lagi...tapi apalah daya 3 amanahNya, masih membutuhkan perhatian...dan pastinya nanti akan membantu (baca.mengganggu) kalo mbok-e menjahit

Baca Selanjutnya ...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...